Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

√ Pengertian Jaringan Dasar (Parenkim) Dan Fungsinya

Konten [Tampil]
Pengertian Jaringan Dasar (Parenkim) dan Fungsinya – Dikenal sebagai jaringan dasar sebab berperan sebagai jaringan pengisi kepingan tumbuhan. Jaringan ini merupakan jaringan yang paling banyak ditemukan pada kepingan – kepingan tumbuhan.

A. Pengertian Jaringan Dasar (Parenkim)


Jaringan parenkim disebut jaringan dasar dikarenakan jaringan ini merupakan jaringan pengisi antar jaringan pada badan tumbuhan. Jaringan ini termasuk jaringan yang bersifat merismatis sehingga bisa membentuk jaringan – jaringan lain. Sel – sel parenkim mempunyai bentuk cenderung lingkaran dengan dinding sel tipis dan kaya akan protoplasma. Karakteristik yang ibarat dengan jaringan meristem ini menciptakan jaringan parenkim yang merupakan jaringan remaja besifat merismatik dan bisa menciptakan jaringan lain.

Macam – macam jaringan parenkim pada badan tumbuhan yaitu:

1. Jaringan parenkim daun (mesofil daun)

2. Jaringan klorenkim

3. Jaringan parenkim korteks

4. Jaringan parenkim endodermis

5. Jaringan parenkim udara (aerenkim)

6. Jaringan parenkim empulur

7. Jaringan parenkim pengangkut

B. Fungsi Jaringan Dasar (Parenkim)


Jaringan parenkim mempunyai banyak fungsi pada tumbuhan. Hal ini dikarenakan jaringan ini mengisi kepingan yang kosong pada tumbuhan. Klasifikasi parenkim juga didasarkan pada fungsinya. Adapun fungsi jaringan parenkim ialah:

1. Membentuk jaringan lain

Jaringan parenkim tersusun atas sel – sel hidup yang bersifat merismatis. Beberapa jaringan di dalam tumbuhan dibuat dari jaringan parenkim ibarat korteks, palisade, dan lainnya.

2. Menyimpan cadangan makanan

Parenkim pada umumnya mempunyai vakuola yang besar yang berperan sebagai penyimpan cadangan makanan. Jaringan korteks yang terletak di bawah epidermis merupakan parenkim yang umumnya berfungsi menyimpan cadangan kuliner pada akar atau batang. Parenkim yang menyusun pembuluh pengangkut juga berperan menyimpan cadangan makanan. Glukosa hasil fotosintesis akan diubah menjadi pati (amilum) sebagai cadangan kuliner yag sanggup dipakai ketika terjadi perubahan lingkungan atau pada masa dormasi tumbuhan. Parenkim juga menyimpan cadangan kuliner pada kepingan biji yang akan dipakai untuk perkembangan biji dikala perkecambahan.



3. Tempat melangsungkan fotosintesis

Proses fotosintesis berlangsung pada kepingan tumbuhan yang berwarna hijau, yakni sebagian berlangsung pada daun dan kepingan batang yang masih muda. Mesofil daun tersusun atas jaringan parenkim yakni palisade dan bunga karang. Kedua jaringan parenkim penyusun mesofil daun mengandung banyak kloroplas yaitu organel yang mengandung pigmen klorofil yang bisa menangkap energi cahaya (matahari) untuk melangsungkan fotosintesis. Sementara klorenkim yaitu parenkim pada batang muda yang mengandung kloroplas. Hal ini menciptakan sel – sel parenkim tersebut sebagai tempat berlangsungnya proses fotosintesis yang akan menghasilkan senyawa karbohidrat yang diharapkan oleh badan tumbuhan itu sendiri dan juga organisme lainnya.

4. Transportasi ektravaskular

Jaringan parenkim juga berperan sebagai pengangkutan secara ektravaskular yaitu pengangkutan non jaringan pengangkut. Pengangkutan air, dan hara mineral yang di akngkut oleh xilem, sebelumnya akan diangkut secara ekstravaskuler. Endodermis yang terdapat pada kepingan akar berfungsi mengatur jumlah air yang akan diangkut oleh xilem. Pengangkutan ekstravaskular berlangsung secara difusi, yang akan mengangkut banyak sekali senyawa kimia meliputi gas, hormon, glukosa, air dan hara mineral di dalam badan tumbuhan.

5. Penyokong tubuh

Empulur yang terletak pada sentral badan tumbuhan berperan sebagai sumbuh badan tumbuhan yang juga menyokong badan tumbuhan.

6. Menyimpan air

Kelompok tumbuhan yang hidup di tempat kering dan gurun (xerofit) serta tumbuhan menumpang (epifit), mempunyai jaringan parenkim yang berperan untuk menyimpan air. Seperti yang sanggup diamati pada tumbuhan kaktus, bila kita potong kepingan batangnya, maka akan banyak mengandung air. Parenkim air berperan menyimpan air untuk kebutuhan sel tubuh. Pada kawasan yang kering atau kawasan miskin air, maka tumbuhan harus melaksanakan pembiasaan untuk sanggup bertahan dengan kondisi tersebut, salah satunya dengan menyimpan air di dalam jaringan parenkim.

7. Menyimpan udara

Pada kelompok tumbuhan air (hidrofit) mempunyai parenkim yang berperan menyimpan udara. Hal ini untuk mempermudah dalam pertukaran udara antar sel pada badan tumbuhan. Parenkim penyimpan udara umumnya terdapat dibagian batang, ibarat yang sanggup diamai pada eceng gondok dimana kepingan batangnya menggembung yang berisi udara.

Sumber https://www.kakakpintar.id