Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

√ Descriptive Text About Borobudur Temple Artinya Terbaru

Konten [Tampil]
Descriptive Text About Borobudur Temple & Artinya Terbaru – Apakah kalian semua masih ingat dengan pengertian dari Descriptive Text? Ya, Descriptive Text yakni jenis teks dalam Bahasa Inggris yang brfungsi untuk menggambarkan sesuatu secara detail kepada para pembaca atau pendengar. Sesuatu yang digambarkan sanggup berupa orang, hewan, tumbuhan, benda, atau tempat, berikut yakni pola Descriptive Text mengenai tempat.

Borobudur Temple


Borobudur is a Buddhist temple located at Borobudur, Magelang, Central Java, Indonesia. The temple is about 100 km in the west of Semarang, 86 km to the west of Surakarta, and 40 km in the west of Yogyakarta. The stupa that shaped the temple was founded by the followers of Mahayana Buddhism’s around the year of 800 AD on the Sailendra dynasty. Borobudur temple is the largest Buddhist Temple and also the world’s largest Buddhist monument.

This monument comprises six terraces with difference shaped squares on which there are three circular courtyard on the above, the walls adorned with 2.672 relief panels and there are 504 original Buddha statues. Borobudur has the most complete collection of Buddhist aid and the largest ones in the world. The main largest stupa is located n the middle of the building on which it is also crowned the building surrounded by three rows of circular 72 perforated stupas in which there is buddha statues sitting cross-legged inside with hands perform lotus hearts perfect position with mudra (hands shape) Dharmachakra mudra (turning the wheel of dharma).

This monument is a model of the universe and is constructed as a sacred place for people to review venerate Buddha to serve as a shrine to bring the mankind and switch them from natural lust to the enlightenment and wisdom teachings of the Buddha. The pilgrims walk through the east side of the monumen then begin the ritual at the base of the temple by walking circling the holy building unidirectional the clockwise, then continue to rise into the next steps through the realm of the hearts of three levels of Buddhist cosmology. The third level is Kamadhatu (the realm of lust), Rupadhatu (tangible realm), and Arupadhatu (not tangible realm). During the journey, the pilgrims walk through a series of hallways and stairs while seeing about 1,460 beautiful relief panels carved on the wall and balustrade.

This giant building was only formed of the giant pile of stone blocks which has a total height of 42 meters. It was built without using jointed rock or adhesive cement. It was built by using stones connected by pattern and stacked. The width of the base of Borobudur temple is approximately 118 m on each side. The stones used are approximately 55,000 cubic meter. All the stones were taken from the river around Borobudur. The stones, then, were cut and transported. Then, the stones were placed like the pattern of lego games on which all of the stones were placed without using adhesive or cement.


Artinya:

Candi Borobudur


Borobudur yakni candi Buddha yang terletak di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Candi ini sekitar 100 km di sebelah barat dari Semarang, 86 km di sebelah barat Surakarta, dan 40 km di sebelah barat Yogyakarta. Stupa yang berbentuk candi didirikan oleh para pengikut Mahayana Buddhisme sekitar tahun 800 Masehi pada dinasti Syailendra. Candi Borobudur yakni Candi Budha terbesar dan juga merupakan monumen Budha terbesar di dunia.

Monumen ini terdiri dari enam teras berbentuk kotak di atasnya dengan tiga pelataran melingkar, dinding dihiasi dengan 2,672 relief dan ada 504 patung Buddha asli. Borobudur mempunyai koleksi paling lengkap dari relief Buddha dan merupakan yang terbesar di dunia. Stupa terbesar yang utama terletak di tengah bangunan di mana ia dikelilingi oleh tiga baris melingkar yang berupa 72 stupa berlubang yang didalamnya ada arca buddha yang sedang duduk bersila dengan tangan melaksanakan posisi hati lotus tepat dengan mudra (bentuk tangan) Dharmachakra mudra (memutar roda dharma).

Monumen ini merupakan model alam semesta dan dibangun sebagai daerah suci bagi orang – orang untuk memuliakan Buddha dan sebagai daerah suci untuk membawa umat insan dan mengalihkan mereka dari nafsu dunia kepada pencerahan dan budi fatwa Sang Buddha. Para peziarah berjalan melalui sisi timur monumen kemudian memulai ritual di dasar candi dengan berjalan melingkari bangunan suci searah jarum jam, kemudian terus meningkat ke langkah-langkah berikutnya melalui ranah hati tiga tingkat kosmologi Buddhis. Ketiga tingkatan tersebut yakni Kamadhatu (ranah nafsu), Rupadhatu (ranah berwujud), dan Arupadhatu (ranah tidak berwujud). Selama perjalanan, para peziarah berjalan melalui serangkaian lorong-lorong dan tangga sambil melihat sekitar 1.460 panel relief indah yang terukir pada dinding dan pagar.

Bangunan raksasa ini terbentuk hanya dari tumpukan balok kerikil raksasa yang mempunyai ketinggian total 42 meter. Bangunan tersebut dibangun tanpa memakai kerikil bersendi atau semen perekat. Bangunan tersebut dibangun dengan memakai kerikil yang dihubungkan dengan pola dan ditumpuk. Lebar dasar candi Borobudur yakni sekitar 118 m pada setiap sisi. Batu-batu yang dipakai kira-kira sebanyak 55.000 meter kubik. Semua kerikil tersebut diambil dari sungai di sekitar Borobudur. Batu-batu, kemudian, dipotong dan diangkut. Kemudian, batu-batu itu ditempatkan ibarat pola permainan lego di mana semua kerikil ditempatkan tanpa memakai perekat atau semen.

Demikianlah pola Descriptive Text mengenai tempat, yaitu Candi Borobudur. Semoga pola teks tersebut sanggup bermanfaat bagi kalian. Terima kasih!




Sumber https://www.kakakpintar.id