Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

√ 4 Referensi Paragraf Definisi Pengertiannya

Konten [Tampil]
4 Contoh Paragraf Definisi & Pengertiannya – Paragraf definisi ialah jenis paragraf yang wangsit atau gagasan pokoknya dinyatakan dalam bentuk gagasan penjelas yang diuraikan menjadi seubuah pengertian secara definitif. Berdasarkan bentuk penyampaiannya paragraf ini tergolong dalam paragraf eksposisi yang bertujuan menyajikan suatu isu secara terang dan gamblang. Pada paragraf ini bukan tak hanya menjelaskan mengenai makna istilah tertentu saja, akan tetapi juga menawarkan isu secara rinci dan detail.

Berikut rujukan – rujukan paragraf definisi beserta penjelasannya :

Contoh 1:


Masjid yaitu kawasan ibadah suci bagi umat muslim sedunia. Masjid juga merupakan rumah Allah yang difungsikan sebagai kawasan beribadah shalat 5 waktu, shalat jum’at, mengaji, dan sejumlah ibadah lainnya. Di masa Rasulullah SAW masjid juga dipakai sebagai kawasan pertemuan dengan para sobat dan mengatur siasat perang. Di sebagian besar masjid lingkungan kampus juga dipakai sebagai kawasan diskusi kajian islam dan juga belajar. Di dalam masjid tak ada yang mempunyai kedudukan istimewa, semua sama di mata Allah SWT. Hal yang membedakannya hanyalah kualitas iman dan taqwa. Setiap jamaah berhak menempati posisi duduk (shaf) di depan, tanpa memandang jabatan dan status sosial seseorang. Masjid mempunyai peranan yang penting bagi kehidupan kaum muslimin bahkan sejarah telah mengambarkan bahwa melalui masjid peradaban maju dan berkembang sanggup dibangun.

Penjelasan :

Paragraf definisi di atas mennjelaskan wacana masjid yang dipaparkan secara rinci pada kalimat-kalimat penjelas dalam paragraf. Definisi secara parsial sebelumnya telah dijelaskan pada kalimat utama di awal paragraf.

Contoh 2:


Membaca ialah salah satu acara berbahasa yang secara teknis melaksanakan analisa, interpretasi, dan memahami sebuah wacana atau goresan pena tertentu. Membaca juga merupakan salah satu dari empat kegiatan berbahasa. Beberapa diantaranya ialah menyimak, berbicara, dan menulis. Jika didasarkan pada bagaimana cara membaca itu dilakukan, maka membaca sanggup diklasifikasikan ke dalam dua macam. Jenis membaca menurut cara tersebut diantaranya ialah membaca nyaring dan membaca dalam hati. Membaca nyaring ialah suatu acara membaca yang dilakukan dengan cara mengeraskan bunyi dengan tujuan biar sanggup disimak oleh orang lain. Sedangkan membaca dalam hati ialah membaca dengan lirih tanpa mengeluarkan suarayang keras atau sanggup juga membaca dengan tanpa mengeluarkan bunyi sama sekali. Membaca dalam hati biasa dilakukan untuk memahami maksud dan tujuan dari goresan pena atau wacana yang sedang dibaca.

Penjelasan :

Paragraf definisi di atas memaparkan wacana membaca yang secara umum telah didefinisikan pada kalimat utama di awal paragraf. Pengertian secara rinci dan sejelas-jelasnya dipaparkan pada kalimat-kalimat penjelas sehabis kalimat utama.

Contoh 3:


Fotosintesis yaitu suatu bentuk proses kimawi dilakukan oleh tumbuhan untuk menghasilkan zat makanannya sendiri. Proses pembentukan kuliner oleh tumbuhan ini dilakukan pada salah satu potongan tumbuhan yang berjulukan daun. Pada daun terdapat suatu zat yang berfungsi sebagai pengikat sinar matahari yang disebut dengan zat klorofil (zat hijau daun). Dengan demikian sanggup ditarik sebuah kesimpulan bahwa prosesi fotosintesis ini sanggup membentuk beberapa zat yang diharapkan yakni air, unsur hara, dan karbondioksida (CO2) yang selajutkan akan diuraikan oleh cahaya matahari menjadi energi dalam bentuk oksigen dan glukosa. Glukosa yang telah dihasilkan tersebut selanjutnya didistribusikan oleh pembuluh floem ke seluruh organ tumbuhan. Sedangkan oksigen dalam hal ini yaitu sebagai sisa zat pembakaran yang selanjutnya akan dikeluarkan oleh tumbuhan melalui stomata yang merupakan lubang-lubang kecil (pori) kawasan sirkulasi udara yang terdapat pada daun.


Penjelasan :

Paragraf di atas menjelaskan definisi dari fotosintesis yang tersirat terang pada kalimat utama di awal paragraf “Fotosintesis yaitu suatu bentuk proses kimawi dilakukan oleh tumbuhan untuk menghasilkan zat makanannya sendiri.” Pada kalimat utama ini hanya menjelaskan secara umum berkenaan dengan pengertian fotosintesis. Barulah setelahnya dijelaskan secara rinci mengenai prosesi tersebut pada kalimat-kalimat penjelas.

Contoh 4:


Rebosisasi yaitu upaya penanggulangan terhadap hutan yang telah rusak dengan cara menanaminya kembali dengan bibit-bibit pohon yang baru. Reboisasi juga merupakan tindakan yang dilakukan sehabis terjadinya kerusakan hutan lantaran acara penebangan pohon dan pembakaran hutan. Upaya ini dilakukan untuk sanggup memulihkan fungsi hutan yang telah hilang lantaran kerusakan oleh sebab-sebab yang telah disebutkan tadi. Kini pemerintah melalui kementrian kehutanan telah menggalakkan rebosisasi di sejumlah hutan-hutan gundul yang ada di aneka macam wilayah Indonesia. Dalam acara ini pemerintah juga menghimbau kepada warga masyarakat untuk turut serta dalam kegiatan reboisasi ini. Program pemerintah ini juga mendapat apresiasi yang baik dari sejumlah pelopor lingkungan dan mahasiswa. Pada kesempaan lain para pelopor dan mahasiswa juga menggelar agresi tanam sejuta pohon yang secara eksklusif melibatkan warga masyarakat. Mereka juga melaksanakan penggalangan dana untuk membeli bibit pohon dan segala kebutuhan operasional lainnya. Selain itu mereka juga aktif dalam mengampanyekan acara reboisasi dan pentingnya hutan bagi kehidupan.

Penjelasan :

Paragraf di atas menjelaskan definisi dari reboisasi secara umum dalam kalimat utama di awal paragraf yakni “Rebosisasi yaitu upaya penanggulangan terhadap hutan yang telah rusak dengan cara menanaminya kembali dengan bibit-bibit pohon yang baru.” pengertian lebih rinci mengenai hal tersebut dipaparkan secara terang pada kalimat-kalimat penjelas sehabis kalimat utama pada paragraf.



Sumber https://www.kakakpintar.id